Mengulas Syiar Lewat Nada: Keindahan Album Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf Vol. 4
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Sahabat Pecinta Sholawat.
Dunia religi Indonesia tentu tidak lepas dari pengaruh besar Al-Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Ulama kharismatik asal Solo sekaligus pimpinan Majelis Ahbaabul Musthofa ini telah berhasil mempopulerkan kembali seni qasidah dan sholawat di tengah masyarakat modern. Salah satu karya yang tetap abadi dan menyentuh hati adalah Album Sholawat Volume 4.
Album ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan dakwah beliau melalui nada. Meskipun hanya terdiri dari enam trek, setiap lagu di dalamnya memiliki makna filosofis yang mendalam dan sering menjadi lagu wajib dalam setiap majelis sholawat akbar.
Mengapa Album Vol. 4 Begitu Berkesan?
Pada Volume 4 ini, Habib Syech menampilkan karakter suara emasnya yang sangat stabil dengan iringan hadroh yang khidmat. Aransemen musiknya cenderung tenang, sangat cocok digunakan sebagai sarana muhasabah (introspeksi diri) maupun sebagai pengantar istirahat di malam hari.
Daya tarik utama dari album ini adalah pemilihan syair-syair klasik yang disusun kembali dengan nada yang mudah diikuti oleh jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Daftar Lagu dan Makna dalam Album Vol. 4
Berikut adalah deretan qasidah yang menghiasi Album Volume 4 beserta ulasan singkat mengenai pesannya:
Ya Laqolbin – Sebuah syair yang menggambarkan kerinduan hati yang mendalam dan pengakuan atas kelemahan diri di hadapan Sang Pencipta.
Sholawatullahi Taghsya – Berisi permohonan agar rahmat Allah senantiasa tercurah kepada Baginda Nabi Muhammad SAW.
Ya Sayyidi Rosul Ya Thohir – Sebuah seruan penuh hormat kepada Rasulullah sebagai sosok pemimpin yang suci dan pemberi syafaat.
Ya Rasulullah Salamun 'Alaik – Salah satu sholawat yang paling populer di Indonesia. Melodinya sangat ikonik dan sering digunakan sebagai lagu pembuka di berbagai pengajian.
Lighoiri Jamalikum – Syair ini memuji keindahan akhlak Rasulullah yang tidak tertandingi oleh apa pun di dunia ini.
Busyrolana – Lagu kegembiraan yang mengisahkan tentang kabar gembira bagi mereka yang berkesempatan mengunjungi tanah suci dan mendekatkan diri kepada Nabi.
Nilai Edukasi dalam Karya Habib Syech
Mendengarkan album ini bukan sekadar aktivitas mendengarkan musik religi biasa. Ada beberapa nilai positif yang bisa kita petik:
Pembelajaran Bahasa: Melalui lirik Arab yang jelas, pendengar bisa belajar makhraj dan kosa kata bahasa Arab secara tidak langsung.
Ketenangan Jiwa: Lantunan sholawat dipercaya mampu memberikan efek relaksasi bagi jiwa yang sedang gundah.
Syiar Islam yang Damai: Habib Syech membuktikan bahwa dakwah bisa dilakukan dengan cara yang lembut, indah, dan merangkul semua lapisan masyarakat.
Kesimpulan
Album Habib Syech Vol. 4 adalah warisan karya religi yang tak lekang oleh waktu. Keaslian nada dan kekuatan liriknya menjadikannya referensi utama bagi siapa saja yang ingin mendalami dunia qasidah. Mari kita terus mendukung syiar Islam melalui apresiasi terhadap karya-karya bermutu seperti ini.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Posting Komentar untuk "Mengulas Syiar Lewat Nada: Keindahan Album Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf Vol. 4"