Solusi TX/RX Loco M2 Pincang: Panduan Menggunakan Firmware Licensed





Masalah TX/RX pincang (tidak seimbang) pada perangkat Ubiquiti NanoStation Loco M2 adalah tantangan yang sering membuat teknisi jaringan kewalahan. Kondisi ini biasanya ditandai dengan sinyal yang kuat, namun throughput atau kecepatan internet yang didapat justru sangat rendah atau tidak stabil.

Pengalaman Menangani Loco M2 Pincang

Sekitar enam bulan lalu, saya menangani klien baru dengan anggaran terbatas. Karena stok AirGrid M2 16dBi sedang kosong, saya memutuskan menggunakan Loco M2.

Saya melakukan instalasi dengan spesifikasi:

  • Ketinggian Client: 1 pipa (6 meter).

  • Ketinggian AP Pusat: 25 meter.

  • Kondisi: Sinyal terbaca sangat bagus, namun performanya "zonk".

Bahkan bantuan dari senior teknisi hingga penggantian adaptor pun tidak membuahkan hasil. Akhirnya, setelah bereksperimen, saya menemukan solusi efektif menggunakan Firmware Licensed.


Langkah-Langkah Mengatasi TX/RX Pincang

Untuk mengatasi masalah ini, kita akan melakukan optimasi pada sisi perangkat lunak (software). Ikuti panduan berikut secara teliti:

1. Persiapan Firmware

Pastikan Anda mengunduh file yang sesuai dengan tipe chipset perangkat Anda.

  • Jika Loco M2 menggunakan versi XW, unduh firmware versi XW.

  • Jika menggunakan versi XM, unduh firmware versi XM.

  • Setelah diunduh, ekstrak file tersebut. Saya menyarankan untuk menggunakan Versi 6 agar fitur lebih stabil dan lengkap.

2. Konfigurasi Wireless (AirOS)

Setelah proses upload firmware selesai, masuk ke menu Wireless dan lakukan pengaturan sebagai berikut:

  • Country Code: Pilih negara Licensed. Ini penting untuk membuka akses frekuensi yang lebih luas.

  • Channel Width: Pilih Auto 20/40 MHz untuk fleksibilitas lebar pita.

  • Frequency Scan List, MHz: Centang opsi ini dan pilih semua frekuensi yang tersedia. Tujuannya agar perangkat bisa mencari frekuensi yang paling bersih dari interferensi.

  • Output Power: Sesuaikan dengan jarak, bisa diset ke maksimal jika diperlukan.

  • Data Rate Module: Ini bagian paling krusial. Ubah pengaturannya ke Alternative. Mode ini sering kali berhasil menstabilkan pergerakan data TX/RX yang tidak seimbang.

3. Optimasi di AP Pusat

Jika setelah pengaturan di atas hasilnya belum maksimal, periksa kembali AP Pusat:

  • Coba aktifkan fitur AirMax.

  • Namun, jika performa justru menurun, cobalah untuk menonaktifkan AirMax (terutama jika klien menggunakan perangkat non-Ubiquiti atau kondisi lingkungan sangat padat frekuensi).


Download Resource

Silakan unduh bahan yang diperlukan melalui tautan di bawah ini:

  • Firmware Licensed Versi XM [Link Download]

  • Firmware Licensed Versi XW [Link Download]

  • Password ZIP: www.annavieza.com


Peringatan & Kesimpulan

Melakukan update firmware memiliki risiko tersendiri. Pastikan catu daya (listrik) stabil saat proses uploading untuk menghindari kerusakan permanen pada perangkat.

Dengan mengubah konfigurasi ke mode Licensed dan menyesuaikan Data Rate Module ke Alternative, masalah TX/RX pincang pada Loco M2 umumnya dapat teratasi dengan baik.

Apakah informasi ini membantu? Jika Anda memiliki pertanyaan seputar konfigurasi jaringan, silakan tulis di kolom komentar ya!

Frimware

Password : www.annavieza.com

Penting: Disclaimer & Catatan Teknis

Sebelum Anda melakukan langkah-langkah di atas, harap perhatikan beberapa poin penting berikut demi keamanan perangkat Anda:

  1. Risiko Mandiri: Segala bentuk modifikasi firmware atau penggunaan versi Licensed/Beta dilakukan atas risiko Anda sendiri (Do It With Your Own Risk). Penulis tidak bertanggung jawab atas kerusakan perangkat atau kegagalan sistem yang mungkin terjadi.

  2. Cek Voltase: Pastikan adaptor POE dalam kondisi stabil. Gangguan daya saat proses upload firmware dapat menyebabkan perangkat mengalami hard-brick (mati total).

  3. Gunakan Kabel Berkualitas: Gunakan kabel LAN outdoor yang memiliki pelindung (STP) dan pastikan grounding terpasang dengan baik untuk mencegah gangguan statis yang sering merusak modul TX/RX.

  4. Kesesuaian Tipe: Sekali lagi, pastikan Anda tidak tertukar antara file XM dan XW. Cara mengeceknya adalah dengan melihat tab Main pada menu AirOS perangkat Anda.


Kesimpulan

Masalah TX/RX pincang pada Loco M2 memang sangat menguras waktu dan tenaga. Namun, dengan penanganan yang tepat pada sisi software (firmware) dan pengecekan fisik jalur kabel, masalah ini biasanya dapat teratasi tanpa harus mengganti perangkat baru.

Terima kasih telah berkunjung di Annavieza. Jika Anda memiliki pertanyaan atau pengalaman serupa, jangan ragu untuk berbagi di kolom komentar di bawah ini!




Posting Komentar untuk "Solusi TX/RX Loco M2 Pincang: Panduan Menggunakan Firmware Licensed"